Zaenal Setuju Islah Asal Bursah Minta Maaf
Kamis, 18 Jan 2007 13:21 WIB
Jakarta - Zaenal Ma'arif mengaku bisa-bisa saja islah dengan Bursah Zarnubi, Ketua Umum PBR. Tapi dia mengajukan syarat cukup berat. Bursah harus meminta maaf kepada umat Islam karena larangan poligaminya. "Memang harus dibuka jalan untuk islah, tapi mereka harus meminta maaf pada umat Islam atas kekhilafan dan kesalahan, pelanggaran terhadap ideologi partai dan Alquran," kata Zaenal usai mendaftarkan kepengurusan DPP Penyelamatan PBR di Depkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (18/1/2007).Wakil Ketua DPR itu lalu memperlihatkan sebuah guntingan berita koran yang berisikan larangan BPR Bursah kepada kadernya untuk berpoligami."Seluruh kader PBR dilarang berpoligami, manakala melakukan poligami akan dicopot," kata Zaenal mengutip isi koran tersebut. Menurut Zaenal, koran itu mengutip ucapan Wasekjen PBR Yusuf Lakaseng yang menyatakan akan mencopot seluruh pengurus PBR."Itu bagaimana, partai Islam kok menentang Alquran. Partai apa itu," cetusnya.
(umi/nrl)











































