Hasil Otopsi: Tengkorak di Pangkep Tengkorak Hewan
Kamis, 18 Jan 2007 11:46 WIB
Makassar - Tengkorak dan sejumlah tulang yang ditemukan di perairan Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) diperiksa dan diotopsi di RS Bhayangkara, Makassar. Hasil otopsi memastikan bahwa tengkorak dan tulang itu bukanlah manusia. Karena itu, dugaan bahwa tengkorak ini salah satu penumpang AdamAir tertepis. Gelap lagi.Hasil otopsi ini disampaikan Koordinator Disaster Victim Indetification (DVI) Regional Timur dr Budyo Prasojo dalam konferensi pers di RS Bhayangkara, Jl. Mappaodang, Makassar, Kamis (18/1/2007). Rencana sebelumnya bahwa Dan Lanud Marsekal Pertama Edy Suyanto batal. Menurut dr Budyo, ada beberapa tulang yang diperiksa. Yaitu, tulang yang diduga tulang tengkorak, tulang yang diduga dasar tulang panggul menyerupai ekor, tulang yang diduga tulang kemaluan, dan tulang yang diduga tulang bahu. Setelah tulang, juga ada gumpalan daging. Setelah diperiksa menggunakan rotgen photo dan radiologi, disimpulkan bahwa struktur susunan tulang itu tidak menyerupai manusia. "Ini binatang. Kalau bukan anjing, ya monyet," kata Budyo. Saat menjelaskan hasil otopsi, dr Budyo menjelaskan dengan memegang tulang-tulang yang diperiksa itu. Bau bangkai tercium sangat menyengat di ruangan tersebut. Dengan hasil otopsi ini, hingga saat ini belum ada temuan yang mengarah kepada para korban AdamAir. Beberapa waktu lalu sempat ditemukan mayat di perairan Pare-pare, namun setelah diotopsi, ternyata mayat perempuan itu juga bukan penumpang AdamAir. Sepuluh menit setelah dr Budyo menggelar jumpa pers, Dan Lanud Marsekal Pertama Edy Suyanto didampingi Kepala Basarnas Bambang Karnoyudho tiba di RS Bhayangkara. Hingga pukul 12.44 WIB, Dan Lanud masih diterima oleh para dokter dan tim forensik.
(asy/ana)











































