Karyawan Jamsostek Curiga Perkoncoan Iwan Pontjo-Sugiharto

Karyawan Jamsostek Curiga Perkoncoan Iwan Pontjo-Sugiharto

- detikNews
Kamis, 18 Jan 2007 10:02 WIB
Jakarta - 6 Bulan lalu karyawan PT Jamsostek menyampaikan mosi tidak percaya terhadap Dirut Iwan Pontjo ke Menneg BUMN Sugiharto. Tapi audit yang dituntut tak dijalankan. Mereka curiga adanya perkoncoan Iwan dan Sugiharto."Auditnya diundur-undur. Kita menduga perkoncoan Iwan dan Menneg BUMN itu luar biasa," ungkap Ketua Serikat Pekerja Jamsostek Abdul Latif sebelum berdemo di Gedung Jamsostek, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (18/1/2007).Karyawan, imbuh Abdul, sudah tidak tahan dengan sikap Iwan yang memimpin BUMN itu secara arogan. Mereka menuntut Iwan diganti mengingat Jamsostek merupakan perusahaan strategis, satu-satunya perusahaan yang mengelola uang buruh."Saya yakin kinerja Jamsostek tidak akan terganggu, karena yang kerja kan bukan dia, tapi karyawan," tandasnya.Selain menyampaikan mosi tidak percaya kepada Menneg BUMN, SP Jamsostek juga sudah menyampaikan hal serupa kepada DPR. Namun dua instansi ini tidak juga memberikan tanggapan.Kondisi itu membuat Iwan berkibar dan mengintimidasi karyawan yang mengajukan mosi tidak percaya. Iwan juga memutasi dan menurunkan golongan mereka.Rizak Rangkuti, misalnya. Karyawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Urusan Komunikasi Ekternal Biro Humas Pusat akan dimutasi sebagai Kepala Pelayanan Jamsostek Belawan. Namun karena menolak dia dipindahkan ke kantor di Rawamangun sebagai Kabid Pemasaran. Upahnya pun turun Rp 2,5 juta.Sedangkan Djunaidi yang semula menjabat Kakanwil Jawa Barat dimutasi ke Kalimatnan dan golongannya diturunkan dari 1A menjadi 1B. Padahal dalam UU 21/2000 tentang SP, pasal 28, disebutkan, dirut tidak bisa memutasi karyawan tanpa ada islah.Dalam aksi demo pagi ini, karyawan berencana menyampaikan orasi di lobi kantor. Saat ini sudah terkumpul puluhan karyawan yang mengenakan seragam Jamsostek warna coklat.Mereka juga akan menyampaikan petisi ke dewan komisaris. Untuk aksinya itu, mereka telah menyiapkan tiga spanduk berukuran 1x2 meter yang bertuliskan "Jamsostek Yes, Iwan Pontjo No!", "Selamatkan Jamsostek", dan "Ganti Iwan Pontjo". (umi/nrl)


Berita Terkait