Dirut Jamsostek Dituntut Mundur 1.000 Karyawan
Rabu, 17 Jan 2007 17:53 WIB
Jakarta - Sekitar 1.000 karyawan PT Jamsostek Kamis 18 Januari besok akan menggelar aksi besar-besaran menuntut Dirut PT Jamsostek Iwan Pontjowinoto mundur dari jabatannya. Iwan diberi waktu 2x24 jam untuk menyatakan mundur."Aksi ini aksi damai. Seluruh karyawan telah kehilangan kepercayaan terhadap dia," jelas Ketua Umum Serikat Pekerja Jamsostek (SPJ) Abdul Latief Algaff, usai rapat koordinasi aksi di Sekretariat SPJ, Gedung Jamsostek, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (17/01/2006).Ditambahkan dia, sejak Iwan Pontjowinoto masuk 2 tahun lalu, terjadi konflik kepentingan dengan seluruh lapisan di Jamsostek. "Jadi, dia itu biang konflik. Ibarat gigi sakit, dicopot saja. Daripada badan jadi meriang," cetus Latief.Aksi ini, lanjut dia, merupakan kelanjutan aksi yang dilakukan pada 10 Juli 2006 lalu. Dalam aksi kali ini karyawan akan menyampaikan petisi kepada Dewan Komisaris untuk diserahkan kepada Presiden SBY. Isi petisi meminta Iwan segera diberhentikan.Menurut rencana, selain melibatkan 1.000 karyawan, aksi akan diikuti seluruh kepala kantor wilayah, kepala kantor cabang, kepala divisi, dan kepala biro Jamsostek di seluruh Indonesia.
(bal/nvt)











































