Bang Yos Minta PAM Suplai Air Gratis pada 192.500 Pelanggan
Rabu, 17 Jan 2007 16:25 WIB
Jakarta -
10 Hari sudah 192.500 pelanggan air di Jakarta kekurangan air. Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pun meminta PAM Jaya agar memberikan suplai air secara gratis."Langkah yang diambil yakni pengiriman mobil tanki sebanyak 29 mobil selama 24 jam," demikian permintaan pria yang akrab disapa Bang Yos ini di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (17/1/2006).Menurut dia, pelayanan air pada pelanggan akan mulai pulih dalam waktu 3 hingga 5 hari mendatang. Hal ini dikarenakan pasokan air ke warga memerlukan waktu.Diterangkan pria kelahiran Semarang 6 Desember 1944 ini, terganggunya layanan air warga Jakarta sejak 6 Januari lalu adalah akibat menurunnya ketinggian muka air waduk Jatiluhur. Normalnya, ketinggian air waduk Jatiluhur adalah 105 meter di atas permukaan laut.Pada 16 Januari kemarin, ketinggian muka air waduk hanyalah 83,99 meter di atas permukaan air laut. "Jadi turun sangat drastis. Oleh karena itu ada kekurangan pelayanan sebanyak 32% dari 720.000 pelanggan," imbuh Bang Yos.Sebagai langkahjangka panjang agar pasokan air warga Jakarta tidak terganggu, Bang Yos mendesak Departemen Pekerjaan Umum (PU) untuk membangun terowongan bawah sungai (sypon) di Kali Bekasi."Jadi perhatian Departemen PU untuk menjaga kondisi Jatiluhur yang kondusif," tandasnya.Sejak 6 Januari lalu, warga Jakarta yang kekurangan air adalah pelanggan Thames PAM Jaya (TPJ) yang berada di Ujung Menteng, Senen, Johar Baru, Kemayoran, Cempaka Putih, Kelapa Gading, Cilincing, Tanjung Priok, Pademangan, Ciracas, dan Pasar Rebo.Sedangkan pelanggan Palyja yang kekurangan air yakni warga yang bermukim di Semanggi, Tomang, Thamrin, Casablanca, Harmoni, Ratu Menteng, Sawah Baru, dan Muara Karang.
(nvt/nrl)










































