Mandala Batal Terbang untuk Keselamatan Penumpang
Rabu, 17 Jan 2007 15:15 WIB
Jakarta - Manajemen Mandala Airlines menyatakan, pilot Mandala penerbangan nomor RI 660 jurusan Jakarta-Ambon (registrasi pesawat PK-RMC) memutuskan untuk mendarat kembali di Jakarta setelah take off dua kali pada pukul 05:00 dan 06:40 pagi karena sensor di kokpit menyala, seolah-olah mengindikasikan pintu dari roda pendaratan tidak tertutup. Tujuannya adalah untuk menjamin keselamatan penumpang."Bagi kami, keselamatan penumpang dan kondisi maksimum dari pesawat kami merupakan keharusan yang tidak bisa ditawar. Karenanya, pilot kami dalam hal ini bertindak profesional dan berhati-hati dengan memilih untuk mendarat kembali daripada melanjutkan perjalanan," kata Alex Widjojo, Kepala Biro Hukum dan Humas Mandala Airlines, dalam siaran persnya pada detikcom, Rabu (17/1/2007) pukul 14.45 WIB.Setelah memilih mendarat kembali, teknisi melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memutuskan untuk membatalkan penerbangan dengan pesawat tersebut dan mengalihkan penumpang ke pesawat Mandala Airlines yang lain. "Kami menawarkan seluruh penumpang, 91 orang, untuk terbang dengan pesawat Mandala yang lain Pesawat ini sekarang telah take-off pukul 10:50 WIB ke Ambon dengan membawa 91 penumpang," kata Alex. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang karena hal ini, dan kami harap semua pihak bisa mengerti bahwa kami melakukan tindakan ini karena keselamatan penumpang dan kondisi maksimum dari pesawat kami merupakan prioritas utama bagi kami," demikian Alex.
(nrl/nrl)











































