Keluarga Korban Flu Burung Dikucilkan Warga
Rabu, 17 Jan 2007 13:36 WIB
Jakarta - Keluarga almarhum Ny Riyah, korban flu burung yang meninggal dunia saat dirawat di RS Persabatan, dikucilkan oleh warga sekitarnya. Mereka takut tertular virus mematikan ini. "Saya jadi sedih, keluarganya kayak terkena AIDS saja," kata Herman Supriyanto, keponakan Ny Riyah, di RS Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (17/1/2006).Herman masih berada di RS Persahabatan karena menjaga M Arif (18), putra Ny Riyah, yang masuk ICCU karena positif menderita flu burung. Menurut Herman, keluarga Ny Riyah dikucilkan oleh tetangganya terlihat saat tahlilan almarhumah Ny Riyah. Hanya sekitar 5 orang yang datang ke rumahnya di Kampung Periang, Pondok Jagung, Serpong, Banten, untuk ikut tahlilan. "Selain itu setiap warga yang melewati rumahnya selalu menutup hidung," jelasnya dengan sedih.Sebelumnya suami Ny Riyah, Muhammad Yusuf (45), juga sempat dirawat RS Persahabatan karena menjadi suspect flu burung. Namun oleh RS Persahabatan Yusuf telah diperkenankan pulang dan dinyatakan negatif.
(mar/nrl)











































