Inilah Konsep Dewan Revolusi
Rabu, 17 Jan 2007 10:55 WIB
Jakarta - Dewan Revolusi masih sebatas wacana. Sruktur organisasi dewan ini pun sama sekali belum terbentuk. Namun dewan ini memiliki konsep yang jelas."Konsepnya mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat, karena selama ini masih berada di tangan elit partai," ujar anggota Kongres Rakyat Indonesia, Zulkifli, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (17/1/2007).Zulkifli bertindak sebagai fasilitator dalam dialog Kongres Rakyat Indonesia 7 Januari lalu di Gedung Joeang Menteng. Dialog ini melahirkan ide Dewan Revolusi.Cara yang dilakukan untuk mengembalikan kedaulatan rakyat adalah dengan mencalonkan kepala daerah dari non-partai. "Kalau yang seperti ini dihambat berarti rakyat hanya dijadikan sebagai komoditi," imbuh pria yang juga berprofesi sebagai dokter ini.Zulkifli mengungkapkan tidak bisa membayangkan masa depan bangsa ini jika dipimpin oleh orang yang nafsu berkuasa. "Di Aceh kan dipimpin kepala daerah independen. Dan itu dipicu oleh pemberontak. Jadi apakah kita tunggu ada pemberontak dulu? Tidak kan," lanjutnya.Menurutnya, rakyat harus diberi kesempatan untuk memilih sendiri siapa pemimpinnya. "Tanpa diturunkan, kalau tidak berpihak pada rakyat, pemimpin bisa turun sendiri kok," tukas Zulkifli.Untuk mengembalikan kedaulatan di tangan rakyat, lanjut penggagas Panggung Kedaulatan Rakyat 2006 ini, perlu proses yang panjang dan tidak bisa dengan mengandalkan cara-cara yang emosional."Dewan ini adalah gerakan moral. Perlu tidaknya struktur kepengurusan, itu nantilah. Sekarang kita mengakomodasi dulu pemikiran dari orang-orang yang tertindas," tandas Zulkifli.
(nvt/nrl)











































