Delapan Negara Teluk Dukung Kehadiran AS di Irak
Rabu, 17 Jan 2007 06:04 WIB
Kuwait - Alih-alih menuduh AS telah menyebabkan kekacauan di Irak, delapan negara di Teluk justru mendukung AS. AS dinilai bisa menciptakan stabilitas di Irak."Kami berkeinginan melihat rencana presiden (George W Bush) untuk memperkuat kehadiran militer AS di Baghdad sebagai kendaraan untuk menciptakan stabilitas dan mencegah perang," ujar Menteri Luar Negeri Kuwait, Sheikh Muhammad Al-Sabah seperti yang dilansir AFP, Rabu (17/1/2007).Pernyataan dukungan muncul sebagai sebuah komunike bersama delapan negara teluk usai pertemuan dengan Menlu AS Condoleeza Rice di Kuwait. Delapan negara teluk tersebut yaitu Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Yordania.Pada kesempatan yang sama, AS juga melarang campur tangan Iran di Irak."Untuk menghormati kebijakan AS terhadap Iran, AS dan Teluk dalam komunike bersama menyerukan semua negara untuk menarik diri dari mencampuri urusan dalam negeri Irak," kata Al-Sabah.Al-Sabah mengatakan AS dan negara Teluk ingin mencegah Irak menjadi 'tempat pertempuran' bagi kepentingan regional dan internasional.
(gah/mly)











































