Terlibat Bentrok di Poso, Prajurit TNI AD Ditindak Tegas
Selasa, 16 Jan 2007 20:59 WIB
Jakarta -
Prajurit TNI AD yang terlibat dalam bentrokan di Poso akan ditindak tegas. Proses hukum dan sanksi disiplin akan dikenakan. Selain itu, prajurit TNI AD akan dibina agar dapat bekerja sama dengan polisi.Hal ini disampaikan Kasad Jenderal TNI Djoko Santoso usai menghadiri natal bersama di Mabes AD, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (16/1/2007)"Penegakan hukum akan diproses dan ditindak lebih tegas agar prajurit lebih disiplin. Prajurit juga akan dibina untuk bisa melakukan komunikasi dan menggalang kerja sama dengan polisi," kata Djoko.Menurut Doko, selain melakukan pembinaan, TNI AD juga akan melakukan evaluasi tugas-tugas yang dilaksanakan dari ketentuan pelaksana di lapangan. Mengenai kemungkinan adanya penarikan pasukan TNI di Poso, khususnya yang terlibat bentrokan, Djoko menjelaskan hal tersebut merupakan wewenang Kodam Wirabuana."Menarik pasukan itu wewenang lokasi dan daerah setempat. Rotasi itu bukan hal yang istimewa untuk dilakukan," ujar dia.
(mly/asy)










































