Gerbong KA Bengawan Padat, Penumpang Berdesak-desakan
Selasa, 16 Jan 2007 18:12 WIB
Purwokerto - KA Bengawan yang anjlok dan satu gerbongnya jatuh di Sungai Pager, Cilongok, Kabupaten Banyumas, ternyata padat penumpang. Banyak penumpang yang berdiri dan duduk di lantai. Kesaksian ini disampaikan Saminem (45), salah seorang korban KA Bengawan yang saat ini dirawat di ruang Seruni RS Margono Sukaryo, Purwokerto, saat ditemui detikcom, Selasa (16/1/2007). "Saat saya naik dari Stasiun Klaten, penumpangnya memang benar-benar penuh. Untuk lewat saja, sangat susah," kata Saminem. Saat itu, Saminem bersama suaminya Mujiono (50) beruntung masih mendapat tempat duduk. Tempat duduk penumpang yang seharusnya dipakai dua orang, banyak yang dipakai empat orang. Selain itu, banyak penumpang yang rela berdiri dan duduk di lantai. Saminem menduga penyebab anjloknya KA Bengawan itu karena terlalu banyaknya penumpang. "Karena itu, saya meminta PT KA selalu mengontrol jumlah penumpang," kata Saminem yang sering bolak-balik Klaten-Jakarta dengan KA. Saminem bersama suaminya berada di gerbong 4 yang terjatuh di Sungai Pager. Saminem mengalami cedera di pinggul dan patah tangan kanan. Sedangkan suaminya juga mengalami patah tangan kanan.
(asy/nrl)











































