3 Skenario Kecelakaan AdamAir
Selasa, 16 Jan 2007 12:18 WIB
Jakarta - Hingga kini belum diketahui penyebab pasti pecahnya pesawat AdamAir KI 574. KNKT melansir 3 skenario kemungkinan penyebab kecelakaan pesawat AdamAir berpenumpang 96 orang dan berawak 6 orang itu. "Skenario pertama eksplosif. Namun bukan berarti karena bom. Bisa juga karena bahan peledak, bahan bakar, tanki bahan bakar meledak," cetus Wakil Ketua KNKT Frans Wenas ditemui di ruang kerjanya, Gedung Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (16/1/2007).Namun skenario pertama ini belum memiliki bukti-bukti yang mendukung. Temuan-temuan serpihan belum memberikan petunjuk adanya ledakan di udara. "Seandainya ketemu kursi pesawat yang terbakar, maka skenario satu ini kemungkinan terjadi," jelas Frans.Skenario kedua adalah adanya cuaca buruk yang membuat pesawat Boeing 737-400 itu terbang abnormal. "Harusnya terbang lurus, namun karena cuaca jelek, pesawat mengalami posisi abnormal," kata Frans sambil menirukan terbang pesawat yang jungkir balik dengan tangan kanannya.Posisi abnormal ini membuat struktur pesawat menjadi rusak. "Lalu mengakibatkan pesawat menukik ke laut dan meledak ketika ketemu permukaan air," ujar Frans.Skenario ketiga tidak berbeda jauh dengan skenario kedua. "Tidak usah pakai cuaca, tiba-tiba ada kerusakan struktur pesawat. Struktur ini macam-macam, ekornya copot, karatan, sayapnya patah, macam-macamlah," ujar Frans.Lalu seperti skenario kedua, ketika struktur pesawat rusak, pesawat kemudian terbang abnormal. "Lalu meluncur ke laut. Namun karena badan pesawat adalah yang paling kuat, maka dia terus meluncur ke dasar laut," tandas Frans.
(aba/asy)











































