Menkes: Pokoknya Jangan Ada Unggas di Pemukiman!

Menkes: Pokoknya Jangan Ada Unggas di Pemukiman!

- detikNews
Selasa, 16 Jan 2007 07:33 WIB
Jakarta - Ketika flu burung kembali merebak dan menelan korban jiwa, masyarakat kembali ramai. Seakan tersadarkan akan bahaya virus ganas ini, kebijakan pun segera dibuat. Salah satunya dengan melarang adanya unggas di pemukiman. Salah satu yang berteriak keras menyuarakan hal ini adalah Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari."Pokoknya jangan ada unggas di pemukiman. Ya dievakuasi boleh, tapi jangan ada unggas di pemukiman, setidaknya untuk jangka waktu enam bulan" kata Siti Fadillah, saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Senin (15/1/2007).Menurut Menkes, walau masyarakat hidup bersih dan sehat, namun apabila ada unggas masih berkeliaran di sekitar lokasi maka hal itu malah membuat susah. "Kita berkejaran dengan waktu, ini menyangkut nyawa manusia dan virus ini belum ada obatnya, 75-80 persen orang yang terjangkit flu burung hampir pasti akan meninggal," imbuh Siti Fadillah.Menurutnya hal yang sulit adalah resistensi dari masyarakat terkait budaya masyarakat Indonesia yang gemar memelihara unggas. "Mereka senang memelihara ayam, bahakan ada yang punya ayam kesayangan," cetusnya. Namun diakuinya, kini usaha pemberantasan virus flu burung diharapkan akan lebih berhasil dengan adanya aturan pelarangan bagi warga untuk melarang memelihara unggas di pemukiman, karena sebelumnya sosialisasi tentang hidup sehat dan bersih dan cuci tangan dengan sabun tak kunjung berhasil."Ya itu nanti akan diberikan ganti rugi dari pemerintah. Apalagi untuk masyarakat miskin," tandasnya. (ndr/)


Berita Terkait