PT KA Bantah Ada Kelebihan Penumpang di Gerbong Nomor 4
Selasa, 16 Jan 2007 06:13 WIB
Banyumas - Gerbong nomor 4 dari rangkaian kereta api (KA) Bengawan adalah satu-satunya gerbong yang terjatuh ke Sungai Pager. Dari 12 rangkaian gerbong yang ada pada kereta ekonomi jurusan Tanah Abang-Solo ini diduga pada gerbong itu terjadi kelebihan penumpang. Namun PT KA tegas-tegas membantah hal ini."Kereta api ekonomi bisa memberi toleransi kelebihan penumpang hingga 50 persen dari kapasitasnya sebesar 106 penumpang," kata Wakil Kepala Stasiun Purwokerto, Kusno Sugiarto ketika dihubungi detikcom, Selasa (16/1/2007).Lebih lanjut menurutnya, untuk kelas bisnis kapasitas penumpang maksimal adalah 64 dan untuk kelas eksekutif 52 penumpang. "Dan untuk kelas ini tidak ada toleransi tambahan penumpang," imbuh Kusno.Sementara itu untuk biaya pengobatan seratusan korban yang masih dirawat di RSU Margono, RS Islam Purwokerto, dan RSU Bunda, serta belasan lainnya di Puskesmas Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah, PT KA menjamin akan menanggung seluruh biaya. Dan untuk korban meninggal PT KA pun berjanji akan memberikan santunan."Kita akan bekerja sama dengan Jasa Raharja," imbuh Kusno.Gerbong nomor 4 yang tercebur ke Sungai Pager yang kedalamannya sekitar 5-6 meter dari atas rel. Diduga karena kelebihan penumpang saat menikung tajam pada jalur di jembatan Pager, roda as terlepas dari rel yang mengakibatkan gerbong jatuh ke sungai.
(ndr/)











































