Tim SAR Batal Ambil Sampel Tumpahan Avtur di Selat Makassar

Tim SAR Batal Ambil Sampel Tumpahan Avtur di Selat Makassar

- detikNews
Senin, 15 Jan 2007 18:20 WIB
Makassar - Tumpahan avtur ditemukan awak pesawat Fokker 50 milik Singapura di perairan selat Makassar. Diduga avtur itu berasal dari tangki BBM pesawat AdamAir KI 574. Namun, Tim SAR memutuskan tidak jadi mengambil sampel avtur tersebut untuk diteliti. "Sampel avtur tidak diambil, karena perbandingannya sudah sangat jauh dibandingkan volume air yang begitu banyak," kata Dan Lanud Makassar yang juga SAR Mission Coordinator (SMC) Marsekal Pertama Edy Suyanto dalam konferensi pers di Lanud Hasanuddin, Makassar, Senin (15/1/2007). Dalam jumpa pers ini, Edy didampingi Kepala Basarnas Bambang Karnoyudho. Selain karena pertimbangan bahwa avtur itu telah tercampur dengan air, kata Edy, titik koordinat ditemukannya tumpahan avtur itu juga sangat jauh. Apalagi tumpahan avtur itu selalu terbawa ombak. "Diperkirakan juga avtur itu telah tercampur air, karena terus bergerak dan sudah pecah," jelas Edy. Masalah lain, kata Edy, KRI yang ditugaskan untuk mengambil sampel di selat Makassar itu dihadang oleh tingginya ombak. Ketinggian gelombang air laut di Selat Makassar ini mencapai 2 meter. "Faktor cuaca juga tidak mendukung," jelas Edy membeberkan alasan-alasan sampel avtur tidak diambil. Edy juga mengaku pihaknya sempat terpikir untuk mengambil sampel avtur itu dengan speed boat. Namun, setelah dipertimbangkan kembali, pengerahan speed boat ke Selat Makassar sangat membahayakan.Selasa (16/1/2007) besok, Tim SAR akan bergerak kembali untuk mencari puing-puing AdamAir yang lebih besar. KRI Fatahillah saat ini telah mulai kembali bergerak ke perairan setelah sempat merapat ke pelabuhan Lantamal. Sementara kapal USNS Mary Sears milik AS akan merapat untuk pertama kalinya ke Pelabuhan Lantamal pada pukul 07.00 Wita, Selasa. Sejak tiba di Makassar Selasa pekan lalu, kapal ini langsung mengarungi perairan Sulawesi dan belum pernah bersandar di pelabuhan Lantamal. (asy/ana)


Berita Terkait