Pengaku Korupsi dari Bontang Minta Ditangkap KPK

- detikNews
Senin, 15 Jan 2007 15:39 WIB
Jakarta - Jarang-jarang ada penjahat mengaku. Apalagi mengaku korupsi. Kejagung saja kerepotan memburu koruptor. Tapi mantan anggota DPRD Kota Bontang, Kaltim, Hamzah MD, memang lain. Dia terang-terangan meminta KPK menangkapnya.Anggota DPRD periode 2000-2004 itu mengaku terlibat dalam korupsi pos pembiayaan DPRD dan sekretariat DPRD Kota Bontang periode 2001-2004 sebesar Rp 44,6 miliar."Saya siap menjadi tersangka, silakan tangkap saya!" tandas Hamzah usai menyerahkan bukti-bukti korupsi DPRD Kota Bontang kepada KPK di Gedung KPK, Jalan Veteran III, Jakarta, Senin (15/1/2007).Kasus korupsi ini masih dalam tahap pemeriksaan di Kejari Kota Bontang. Hamzah merupakan saksi dalam kasus yang melibatkan ketua DPRD Kota Bontang periode 1999-2004 Rusdin Abda'u, wakil ketua DPRD Nukman Fadli, dan seluruh anggota DPRD Kota Bontang periode yang sama.Selain itu, Hamzah melaporkan juga dugaan korupsi yang dilakukan Walikota dan Wakil Walikota Kota Bontang, Andi Sofyan Hasdam dan Adam Malik.Keduanya diduga melakukan korupsi biaya rutin pos kepala derah sebesar Rp 10,9 miliar.Hamzah mendatangi KPK didampingi oleh Koordinator Bontang Corruption Watch Sumijan. Dalam tindak perkara korupsi yang dilaporkannya, dia mengaku menikmati uang asuransi sebesar Rp 74,9 juta. "Uangnya sudah habis. Kalau saya tahu dari awal uang menyangkut asuransi itu korupsi, saya tidak akan ikut," cetus mantan Ketua Fraksi PDIP DPRD Bontang itu.

(umi/nrl)