Tarif Busway Batal Naik 27 Januari Gara-gara Flu Burung
Senin, 15 Jan 2007 13:22 WIB
Jakarta - Kabar gembira bagi pengguna busway. Tarif baru yang rencananya akan diterapkan saat koridor IV-VII dioperasikan, 27 Januari 2007 nanti, ditunda. Saat ini, fokus gubernur masih tertuju kepada penanganan kasus flu burung yang kembali meledak."Tanggal itu kita resmikan saja," ujar Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (15/1/2007).Masalah flu burung, kata dia, sudah menyita waktunya, sehingga pembahasan rencana kenaikan tarif busway tertunda. Sutiyoso memastikan tarif baru tetap akan diberlakukan. Namun waktunya masih akan dibahas lebih lanjut. "Kenaikan itu supaya subsidi tidak terlalu besar," ujarnya.Sebelumnya tarif busway baru yang diusulkan Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta antara Rp 4.000-Rp 6.000 dari tarif semula Rp 3.500.Sedangkan DPD Organda DKI mengusulkan tarif baru Rp 7.000. Namun YLKI meminta tarif baru ditunda hingga terpenuhinya bus-bus di setiap koridor.
(umi/nrl)











































