Pawai Rakyat Usung Peti Jenazah SBY-JK
Senin, 15 Jan 2007 13:11 WIB
Jakarta -
Aksi demo Pawai Rakyat Cabut Mandat SBY-JK di Istana Merdeka hanya berlangsung 30 menit. Selain orasi, digelar berbagai atraksi, termasuk mengusung SBY-JK dalam peti jenazah.Aksi demo yang dijaga sangat ketat itu berlangsung sejak pukul 12.00-12.30 WIB, Senin (15/1/2007). Dalam tempo setengah jam itu, sempat digelar atraksi Barongsai dan pengusungan dua peti jenazah. Satu peti ditulisi "12 Juta Balita Kurang Gizi" dan peti satunya lagi bertuliskan "SBY-JK Mati".Aksi juga diwarnai orasi aktivis Malari Hariman Siregar, Egy Sudjana, Dita Indah Sari, dan WS Rendra. Dalam orasinya, Hariman mengatakan, rakyat punya hak untuk memilih SBY-JK. Dan saat ini pun rakyat punya hak mencabut suaranya jika SBY-JK dianggap tidak mampu memimpin bangsa ini.Hariman juga menyinggung penjualan saham-saham BUMN kepada pihak asing. Dia meminta pemerintah tidak lagi menggadaikan negeri dengan menjual aset bangsa ke tangan asing.Orasi para tokoh itu ditingkahi yel-yel "Cabut mandat SBY-JK" dari ratusan peserta demo. Jumlah pendemo semakin siang makin bertambah banyak, sehingga membuat macet Jalan Medan Merdeka Utara dan Medan Merdeka Barat.Setelah setengah jam menggoyang istana yang dijaga ratusan aparat Polda Metro Jaya dan Poksek Jakarta Pusat, 2 unit mobil water canon, dan barikade kawat berduri, para pendemo yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat itu bergerak kembali menuju Bundaran HI. Yel-yel cabut mandat terus dikumandangkan.
(umi/asy)










































