RSHS Bandung Rawat 7 Suspect Flu Burung

RSHS Bandung Rawat 7 Suspect Flu Burung

- detikNews
Senin, 15 Jan 2007 12:30 WIB
Bandung - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung merawat 7 pasien suspect flu burung. Tiga di antaranya merupakan pasien baru. Para pasien dirawat di ruang isolasi Flamboyan. Tiga pasien baru tiba di RSHS pada hari Sabtu (13/1/2007) dan Minggu (14/21/2007). Pasien berinisial I (18) yang berasal dari Sindangkerta tiba di RSHS pada Sabtu. Sedangkan pasien berinisial S (2) dari Cililin dan D (26) dari Soreang tiba di RSHS pada Minggu. Ketiga pasien ini berasal dari Kabupaten Bandung. Empat pasien lainnya telah dirawat di RSHS sejak 11 Januari 2006. Di antara pasien lama ini terdapat 3 pasien yang merupakan satu keluarga dari Cicalengka Kabupaten Bandung. Ketiganya terdiri dari ibu dan dua anak. Sedangkan satu pasien lainnya berasal dari Purwakarta. Direktur Utama (Dirut) RSHS Cissy SR Prawira menyatakan kondisi sebagian besar pasien semakin membaik. "Hanya dua pasien baru, berinisial S dan D yang masih mengalami demam dan panas sampai 38 derajat Celcius," ujar Cissy. Sampel darah S dan D baru saja dibawa ke Jakarta untuk diteliti. Sedangkan sampel darah pasien berinisial I sudah dibawa ke Jakarta, namun hingga kini belum ada hasilnya. Sedangkan empat pasien lama, berdasarkan hasil pemeriksaan darahnya, mereka dinyatakan negatif flu burung. Saat ditanya mengapa keempat pasien yang negatif flu burung, belum juga diizinkan pulang, menurut Cissy, karena mereka harus menghabiskan obat Tamiflu. "Dosis Tamiflu diberikan selama 7 hari. Jadi mereka di sini untuk menghabiskan obat itu," ujar dia. Kapasitas ruang perawatan di RSHS, kata Cissy, hingga saat ini masih cukup. RSHS menyediakan 9 tempat tidur untuk para pasien suspect flu burung. Jika terjadi overload, RSHS akan meminta bantuan RS Paru Rotin Sulu di Ciumbeleuit dan RS AD dan TNI AU. (asy/nrl)


Berita Terkait