2007 Menentukan Bagi SBY - JK
Senin, 15 Jan 2007 11:03 WIB
Jakarta - Tahun 2007 adalah tahun yang sangat menentukan bagi Pemerintahan SBY-JK. Jika 2007 tidak ada perubahan yang berarti, perjalanan ke depan, pada 2008-2009, akan makin sulit.Peringatan itu dilontarkan oleh Akbar Tandjung kepada wartawan sebelum mengikuti Dialog Kebangsaan dan Deklarasi Lingkar Mahasiswa Jakarta Raya di Kampus Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, Senin (15/1/2007). Hadir juga dalam acara ini mantan Kas Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein. Sulitnya pemerintahan pada 2008-2009, menurut Akbar, disebabkan sudah terpecahnya perhatian dan pemikiran baik Presiden SBY, Wapres JK maupun para pejabat pemerintah lainnya guna mempersiapkan Pemilu 2009. "Apalagi para menteri yang dari parpol. Mereka juga punya kepentingan sendiri," tandas Akbar.Masih menurut mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu, untuk itulah pada 2007 ini, SBY- JK harus bekerja keras, melakukan perubahan nyata, yang berdampak langsung bagi rakyat. Memang, indikator ekonomi secara makro membaik. "Namun pertumbuhan di sektor riil tak ada perubahan yang berarti. Padahal itu yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat," tutur Akbar yang mengenakan batik coklat berlengan pendek itu.
(asy/asy)











































