Hujan Guyur Makassar, Pencarian AdamAir Tetap Jalan

Hujan Guyur Makassar, Pencarian AdamAir Tetap Jalan

- detikNews
Senin, 15 Jan 2007 09:11 WIB
Makassar - Hujan mengguyur Makassar sejak subuh hingga pukul 08.00 Wita, Senin (15/1/2007). Namun, pencarian AdamAir KI 574 tetap digelar. Sejumlah pesawat dan kapal laut dikerahkan untuk memantau perairan di Selat Makassar. Penemuan tumpahan avtur dan lempengan logam yang cukup lebar ditindaklanjuti. Hujan yang mengguyur Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dan sekitarnya memang cukup deras. Hujan baru berhenti sekitar pukul 08.00 Wita. Satu jam setelah hujan berhenti, cuaca terlihat semakin membaik. Bahkan, pada pukul 10.00 Wita, sinar Matahari tampak mencorong menghangatkan Sulawesi. Hingga Minggu (14/1/2007) kemarin, Tim SAR sudah menemukan 153 serpihan di sekitar perairan selat Makassar. Namun, sebagian serpihan belum bisa dipastikan apakah termasuk puing AdamAir atau tidak. Serpihan-serpihan itu masih diteliti di Lanud Makassar. Pencarian puing AdamAir dan para korban sudah tidak difokuskan pada di pantai. Tim SAR kembali memfokuskan pencarian di tengah laut. Rencananya, tumpahan avtur di tengah laut yang diduga sebagai avtur AdamAir akan diambil sampelnya untuk diteliti. Temuan avtur yang cukup banyak ini terlihat dari atas pesawat. Avtur ini terus bergerak ke arah utara ke selatan. Avtur ini diduga sebagai bahan bakar pesawat AdamAir ini, karena di laut ini tidak ada pertambangan minyak lepas pantai atau pengisian bahan bakar di kapal tangker. Tim SAR juga akan menindaklanjuti temuan serpihan logam yang cukup lebar di tengah laut. Serpihan ini terpantau dari atas pesawat. Tim SAR akan mengambil serpihan logam itu. Namun, pengambilan serpihan ini diperkirakan tidak mudah, karena serpihan itu terus terbawa gelombang. (asy/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads