Demo Cabut Mandat, Seribu Orang Akan Padati Bunderan HI
Minggu, 14 Jan 2007 16:50 WIB
Jakarta -
Seribu orang diperkirakan akan memadati bundaran HI pada Senin 15 Januari 2007 besok. Mereka akan menggelar aksi Pawai Rakyat Cabut Mandat.Menurut aktivis Indonesia Democracy Monitor (Indemo) Amir Husin Daulay, aksi ini adalah pawai simbolik untuk menunjukkan sikap politik terhadap pemerintahan SBY-JK."Kami menuntut SBY-JK mundur karena tidak bisa lagi menyelamatkan bangsa ini dari krisis dan keterpurukan bangsa," kata Amir saat ditemui detikcom dalam persiapan aksi di bundaran HI, Jakarta, Minggu (14/01/2007) Dari pantauan, sekitar pukul 15.30 WIB telah berdiri dua baliho raksasa berukuran sekitar 5x4 meter yang memuat foto SBY-JK yang bertuliskan 'No Trust, No More Life, No More Corruption, No More Death; Down'. Baliho itu bertengger tidak jauh dari Plaza Indonesia. Sementara itu, belasan polisi tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi.Aksi ini akan diikuti berbagai elemen masyarakat mulai dari mahasiswa, petani, buruh, nelayan, aktivis LSM, hingga ibu rumah tangga. Semuanya tergabung dalam Panitia Pembentukan Pemerintahan Baru."Rencananya massa akan mulai terpusat di HI pukul 8 besok pagi. Kalau diantara masyarakat ada yang sepikiran dengan kami, silahkan langsung bergabung datang kemari. Nanti juga ada parade barongsai dan marching band. Pukul 10.00 WIB kami akan bergerak ke Istana," tegas Amir.Seorang panitia yang enggan disebut namanya menyebut beberapa tokoh dipastikan hadir dalam aksi itu. Diantaranya, Try Sutrisno, Hariman Siregar, Sys NS, Noegroho Djajoesman, dan Wiranto.Namun ketika informasi mengenai kedatangan tokoh-tokoh itu dikonfirmasi kepada Amir Husin, ia enggan berkomentar."Pokoknya surprise, Anda lihat saja besok," ucapnya sambil tersenyum.
(fiq/ken)










































