4 Korban Sangihe Hilang di Daerah Terpencil

4 Korban Sangihe Hilang di Daerah Terpencil

- detikNews
Minggu, 14 Jan 2007 12:21 WIB
Manado - Sepuluh orang dinyatakan hilang pada bencana longsor di Sangihe. Empat di antaranya berada di lokasi terpencil, yaitu Kelurahan Dumuhung. Akibatnya, pencarian korban tidak bisa menggunakan alat berat seperti buldoser, hanya mengandalkan pacul dan sekop."Kalaupun ada alat berat yang bisa masuk hanya sebatas alkon dan mesin sensor untuk memotong kayu," kata Balanehu Kaban, Satuan Pelaksana Bencana Alam Sangihe pada detikcom, Minggu (14/1/2007).Sementara pencairan 6 orang lainnya yang hilang di Kelurahan Soa Taloara I, Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara, masih memungkinkan menggunakan alat berat. Sejauh ini ada lima alat berat semacam buldozer milik Pemda Provinsi dan Kabupaten yang digunakan.Menurut Balanehu, tidak ada kendala berarti yang menghalangi pencarian korban longsor Sangihe yang telah memakan 24 korban tewas. "Yang pasti kita harus pelan-pelan karena timbunannya banyak. Kalau tidak, nanti malah semakin sulit," jelasnya.Walaupun cuaca mendung, tidak menyurutkan semangat pencarian korban. Bahkan ratusan warga sekitar turut membantu. Di Soa Taloara I, sekitar 300 warga dari kecamatan Tahuna Barat, Tahuna Utara, dan Kendahe turut membantu pencarian. Sedangkan di Dumuhung, pencarian dibantu sekitar 100 warga.Pencarian akan terus dilakukan hingga semua korban ditemukan. "Mungkin akan lama, tapi kita akan terus cari," pungkas Balanehu. (ana/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads