Abstain di DK PBB, RI Optimis Soal Myanmar

Abstain di DK PBB, RI Optimis Soal Myanmar

- detikNews
Minggu, 14 Jan 2007 03:58 WIB
Cebu - Masalah yang terjadi di Myanmar telah membuat frustasi Negara-negara di sekitarmya. Sebab perubahan sama sekali tidak pernah terwujud. Namun Indonesia justru bersikap abstain atas resolusi soal Myanmar di Dewan Keamanan PBB.Posisi abstain diambil dengan pertimbangan bahwa permasalahan itu lebih tepat kalau dibawa kedalam mekanisme PBB yang lain, yaitu dalam dewan HAM atau Human right council."Indonesia justru lebih optimis untuk meletakkan masalah Myanmar dalam konteks yang tepat, dan kemudian kiranya lebih efektif lagi apa yang dilaksanakan oleh ASEAN. Tentunya ASEAN dan Indonesia meminta pengertian Myanmar," kata Presiden SBY.Hal itu disampaikan SBY dalam keterangan pers kepada wartawan Indonesia di Ocean Wing Shangri-La MActan, Cebu, Filipina, Sabtu (13/1/2007).Permasalahan Myanmar, lanjut SBY, tidak lagi dianggap sebagai persoalan dalam negeri Myanmar dan bukan pula hanya persoalan ASEAN, tapi menjadi persoalan dunia. Dengan abstain, ini juga merupakan upaya memberi ruang atas penyelesaian yang terbaik."Untuk melaksanakan langkah-langkah yang tepat dalam menghormati demokrasi dan HAM, ASEAN secara umum maupun Indonesia telah melakukan berbagai upaya. Saya sudah 2 kali bertemu dengan pemimpin Myanmar dan beberapa kali dengan PM Myanmar juga," imbuhnya.Menurut SBY, ada 2 hal dalam permsalahn Myanmar yakni national unity, dan national reconciliation. 2 Hal itu dapat dilakukan dengan baik. Sejalan dengan itu, proses demokratisasi termasuk penghoramatan Ham juga dapat dijalankan."Masalah itu bukan hanya dilihat dari luar. Keperluan untuk melaksanakan demokratisasi harus dilakukan, tapi kita juga ingin memahami dari dalam apa yang menjadi persoalan dasar di Myanmar," tambahnya. (nvt/nvt)


Berita Terkait