Mengapung di Laut, Digigit Hiu

Kisah Tenggelamnya KM Senopati

Mengapung di Laut, Digigit Hiu

- detikNews
Sabtu, 13 Jan 2007 15:54 WIB
Yogyakarta - Syamsuri (21), warga Bantul DI Yogyakarta ini merupakan salah satu korban KM Senopati Nusantara. Bagi dia, kisah tenggelamnya kapal 30 Desember 2006 lalu sulit dilupakan. Dia sempat mengapung di bawah sekoci selama sehari semalam. Betis kakinya pun digigit ikan hiu. Saat ditemui detikcom seusai jumpa pers bersama kuasa hukumnya di Kampus Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Jl. Merican, Gejayan, Yogyakarta, Sabtu (13/1/2007), Syamsuri sudah terlihat sehat. Saat berjalan, dia sudah tidak pincang, meski betisnya masih diperban. Syamsuri yang berniat mensomasi PT Prima Vista, pengelola KM Nusantara itu tampak antusias saat diminta berbagi kisah tentang tenggelamnya kapal yang berlabuh dari Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah itu. Dari kisah yang disampaikan Syamsuri, para awak KM Senopati Nusantara tidak bertanggung jawab terhadap para penumpangnya. "Saat kapal miring menjelang tenggelam, ABK sudah pakai pelampung semua. Sementara penumpang tidak dikasih tahu untuk segera pakai pelampung," sesal Syamsuri. Beberapa menit menjelang kapal tenggelam, semua penumpang panik. "Ada sekitar 200 orang yang nekat melompat ke laut tanpa menggunakan pelampung, termasuk saya. Sementara ABK tidak menurunkan sekoci," jelas Syamsuri. Dalam catatan Syamsuri, penumpang kapal naas itu lebih dari 500 orang. Setelah loncat dari kapal, beruntung Syamsuri menemukan sekoci yang terlempar dari kapal. Sayang, sekoci itu jadi rebutan banyak penumpang. Dia tidak kebagian, karena kapasitas sekoci hanya untuk beberapa orang. Syamsuri pun mengalah dan tidak naik sekoci. Untuk menyelamatkan diri, Syamsuri berpegangan sekoci itu, sementara tubuhnya tetap mengambang di air laut. Dia mengambang di samping sekoci selama satu malam satu hari, hingga akhirnya dia ditemukan nelayan di perairan Rembang pada 31 Desember 2006 sore hari. "Saat mengambang itu, kaki saya digigit ikan hiu. Betis saya jadi robek-robek, terluka," ujar Syamsuri. Oleh nelayan Rembang, Syamsuri kemudian dibawa ke darat. Para nelayan kemudian membawanya ke Puskesmas setempat. Syamsuri mendapat perawatan di puskesmas itu hingga kondisinya membaik. (asy/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads