Bagaimana Pesawat Bisa Meledak?
Sabtu, 13 Jan 2007 08:22 WIB
Jakarta - Misteri di balik raibnya pesawat AdamAir KI 574 belum terungkap. Tidak heran jika spekulasi bermunculan, termasuk dugaan meledak di udara. Mengapa pesawat bisa meledak di udara?Ada banyak faktor penyebab terjadinya kecelakaan. Karena teorinya, kecelakaan tidak pernah diakibatkan oleh single factor.Menurut pengamat penerbangan K Martono, ada beberapa hal yang bisa mengakibatkan pesawat meledak di udara. "Bisa karena diledakkan dengan bom plastik seperti yang pernah dialami Iran Air," ujar Martono dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (13/01/2007).Pesawat pun dapat meledak karena tubuh pesawat yang retak. "Saat terbang tinggi, tekanan di dalam dan di ruang pesawat kan berbeda. Jadi bisa meledak," imbuh dosen Universitas Tarumanegara Jakarta ini. Dikatakan dia, peristiwa semacam itu pernah dialami oleh pesawat dari New Zealand. Pesawat terbelah menjadi dua karena di badan pesawat terdapat lubang. Selain itu pesawat juga bisa meledak akibat tersambar petir."Pintu pesawat yang tidak ditutup dengan benar mengakibatkan kebocoran udara sehingga bisa meledak. Dan pesawat yang retak juga, ini mungkin karena umur bisa saja," tambah Martono.Martono mengimbau agar pilot pesawat berhati-hati ketika melintasi daerah yang di sebutnya 'bermuda Indonesia'. Disebutnya demikian karena daerah ini berpotensi menyebabkan pesawat raib."Sulawesi itu banyak gunung yang berkadar besi tinggi, jadi bisa menimbulkan daya tarik dan penghantar listrik saat terjadi petir," tukasnya.Apalagi di sekitar Sulawesi, lanjutnya, merupakan daerah pertemuan antara angin panas dan angin dari Australia yang bertiup kencang. Selain Sulawesi, Palembang dan Jambi juga merupakan wilayah yang banyak mengandung kadar besi. Sedangkan di Pontianak banyak terdapat Timah."Mari kita cermati ini lebih dalam. Dengan begitu kita bisa lebih waspadadan bisa menghindari yang tidak diinginkan," pungkas Martono.
(nvt/bal)











































