Jumhur Hidayat: Tudingan Migrant Care Sangat Politis
Sabtu, 13 Jan 2007 06:16 WIB
Jakarta -
Jumhur Hidayat menyangkal tudingan LSM Migran Care yang menyatakan dirinya tidak layak menjadi Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI). Tudingan itu dinilainya sangat politis."Tudingan itu tidak substantif justru politis, TKI termasuk buruh. Saya tidak pernah mengurus TKI bukan tidak mengerti permasalahan TKI," ujar Jumhur kepada detikcom, Sabtu (13/01/2007).Mengenai tuduhan dirinya akan memanfaatkan lembaga ini untuk kepentingan politis dan mengumpulkan dana untuk Pemilu 2009, Jumhur menolak dengan tegas."Keterlibatan saya dalam partai sebagai bentuk idealisme saya. Tidak ada hubungannya saya gagal di partai dan ketidakmampuan memimpin lembaga ini," ujarnya."Secara organisasi, partai yang saya pimpin solid. Memang kami tidak meraih suara signifikan karena kami tidak punya figur yang laku dijual. Saya kan bukan figur," cetusnya.Benahi SistemLebih lanjut, Jumhur tidak mau berpolemik seputar pemilihan dirinya sebagai Kepala BNP2TKI. Dia mengaku secepatnya ingin segera bekerja untuk membenahi sistem perlindungan dan peraturan bagi para TKI."Saya akan meminta masukan dari seluruh stakeholder yang ada untuk merumuskan sistem yang komprehensif," kata Jumhur.Ke depan, dia akan melakukan beberapa hal terutama menciptakan sebuah aturan yang terpadu untuk TKI. "Saya akan meninjau berbagai aturan yang bertentangan dan tidak produktif, penyederhanaan proses keberangkatan dan biaya yang harus dikeluarkan TKI,"Selain itu badan yang akan dipimpinnya nanti berencana memperkuat proteksi terhadap para TKI yang ada di luar negeri dengan membuat posko-posko pengaduan dan advokasi di negara-negara yang menjadi tujuan para TKI."Target saya selama tahun 2007 pembenahan sistem bisa diselesaikan. Biar waktu yang membuktikan, saat ini kan saya belum bekerja, jadi belum bisa dinilai sekarang," tandasnya.
(bal/bal)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































