Istri Herkules Ngadu ke Komnas

Istri Herkules Ngadu ke Komnas

- detikNews
Jumat, 12 Jan 2007 16:14 WIB
Jakarta - Istri dan pengacara tokoh pemuda Herkules mendatangi Komnas HAM. Mereka mengadukan perlakukan yang diterima Herkules selama ditahan di Polres Jakarta Barat yang dinilai melanggar HAM.Herkules Rozario Marsal bersama dengan 116 pengikutnya ditahan di Polres Jakarta Barat karena menduduki lahan kosong milik PT Cakrawala Respati di Kelurahan Tegalalur, Kalideres, Jakarta Barat.Kedatangan Dania (28), istri Herkules dan pengacaranya Erick S Paat ke Kantor Komnas HAM Jalan Latuharhari, Jakarta, Jumat (12/1/2006), diikuti juga oleh 100 simpatisan Herkules. Mereka diterima Ketua Sub Komisi Hak Sipil dan Politik Komnas HAM Lis Sugondo.Dituturkan Erick, selama dalam tahanan, Herkules bersama rekan-rekannya mengalami perlakukan yang melanggar HAM. Perlakuan itu misalnya menerima makanan yang dinilai sudah tidak layak. Bahkan hak berkunjung dari keluarga saat Hari Raya Natal tidak dipenuhi.Erick mengungkapkan, dalam penahanan kliennya ada keganjilan. Keganjilan itu ketika Herkules cs dibawa ke Polres Jakbar, pihak kepolisian tidak akan menahan Herkules dan pengikutnya."Tapi tiba-tiba Kabareskrim dan wakilnya menyatakan harus ada yang dikorbankan dalam kasus itu. Sebanyak 20 orang ditahan karena dianggap seolah-olah telah melakukan pengerusakan gembok dan pagar," katanya.Selain itu, kata Erick, Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Edward Syahpernong sempat mengatakan, "Elo jangan macam-macam selama gue masih di Jakarta. Orang dari Indonesia timur penjahat semua. Jangan harap menang selama saya di Jakarta.""Itu kan tidak pantas dikeluarkan seorang kapolres. Dia harus minta maaf," kata Erick.Istri Herkules, Dania berharap Komnas HAM dan pemerintah mau memperhatikan tuntutannya.Menanggapi pengaduan itu Lis Sugondo berjanji akan menindaklanjutinya dengan melayangkan surat rekomendasi kepada Polda Metro Jaya dan Mabes Polri. "Nanti kita kirim surat ke Propam. Kami akan minta klarifikasi tingkah laku warga kepolisian ini," tuturnya.Lis juga meminta simpatisan Herkules untuk melengkapi data bahwa Polres Jakbar telah menerima uang untuk menahan kelompok Herkules. (mar/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads