Nelayan Bakri Harus Diberi Penghargaan oleh AdamAir
Jumat, 12 Jan 2007 12:01 WIB
Jakarta - Temuan sayap ekor AdamAir KI 574 oleh Bakri bak menjadi langkah awal membuka tabir misteri keberadaan pesawat naas yang hilang pada 1 Januari 2007 tersebut. Sang nelayan Kabupaten Barru, Sulsel, itu pun patut diberikan penghargaan."Kita masih bisa berdiri dengan kepala tegak, karena yang menemukan ternyata seorang nelayan. Karena itu saya minta pada pihak AdamAir untuk memperhatikan nasib Bakri," kata pendiri AdamAir Agung Laksono.Hal ini disampaikan Agung yang juga ketua DPR di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (12/1/2007).Agung juga menganggap serpihan pesawat oleh Bakri menjadi titik terang pencarian korban dan pesawat AdamAir yang hilang. Untuk itu, dia meminta Departemen Perhubungan terus menindaklanjuti penemuan tersebut hingga seluruh badan pesawat dan korban dapat ditemukan."Saya bersyukur ada petunjuk yang berharga meski hanya berupa lempengan. Saya berharap itu ditindaklanjuti oleh Dephub," ujar Agung.Terkait santunan terhadap korban, Agung meminta agar pihak AdamAir memberikan santunan. Namun mengenai besaran santunannya, Agung menyerahkan hal itu kepada manajemen dan direksi AdamAir."Santunan itu pasti ada, tapi mengenai besarannya, tanya pada direksi. Karena asuransinya sudah dijamin, baik dalam negeri maupun asing," pungkas Agung.
(/sss)











































