Komplotan Pencuri Dashboard & Tape Mobil Dibekuk

Komplotan Pencuri Dashboard & Tape Mobil Dibekuk

- detikNews
Kamis, 11 Jan 2007 17:28 WIB
Jakarta - Setelah satu tahun beraksi, akhirnya komplotan pencuri dashboard dan tape mobil dibekuk. Kini mereka mendekam di tahanan Polda Metro Jaya.Komplotan ini dibekuk reserse mobil (Resmob) Polda Metro Jaya di dua tempat, yakni sebelah gubuk di Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, dan Indramayu, Jawa Barat.Biasanya komplotan ini beroperasi di wilayah Jakarta Timur dan Bekasi. Bertindak sebagai pimpinan komplotan adalah Nanang Sunarya alias Buntung (21) yang ditangkap di Jakarta Timur bersama dengan Talib Suwaryo (21), dan M Fathoni alias Toni (25).3 Pria ini ditangkap pada 5 Januari pukul 08.30 WIB. Taksi dengan nomor polisi B 1497 IU dijadikan barang bukti.Dari pengembangan penyelidikan, Rusmana alias Pepen (26) ditangkap di Indramayu pada 9 Januari pukul 13.00 WIB."Mereka ngaku dalam sehari 3 kali melakukan aksi, dan mampu menggasak dash mobil hanya 15 menit," ujar Kasat Resmob Polda Metro AKBP Tornagogo Sihombing di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (11/1/2006).Dalam aksinya, komplotan ini menyewa sebuah taksi untuk mencari sasaran. Mobil yang diincar adalah Toyota Kijang dan Panther yang diparkir di halaman rumah atau yang tidak dimasukkan garasi. Mereka juga membawa senjata tajam seperti clurit, golok, obeng, pisau, kunci letter T, dan gunting."Setelah beraksi, mereka biasanya ke Indramayu untuk sembunyi. Biasanya mereka jual hasil kejahatan di daerah itu selain ke Pacenongan dan Sawah Besar," imbuh Tornagogo.Komplotan ini selalu berbagi tugas dalam menjalankan aksinya. Toni dan Nanang diberi tugas masuk ke dalam mobil setelah terlebih dahulu menggunting karet kaca belakang mobil.Sedangkan yang membongkar dashboard mobil adalah Buntung yang sudah sangat lihai sehingga hanya butuh waktu 15 menit. Aksi komplotan ini sudah dilakukan 1 tahun terakhir, dan baru tertangkap kali ini."Pelaku juga mengambil barang apa saja yang ditemukan dalam mobil korban. Penangkapan terhadap Buntung cs ini setelah polisi mendapat informasi persembunyian komplotan dari warga," ungkap Tornagogo. (nvt/umi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads