Irwandi: MoU Helsinki Buku Suci Hubungan Jakarta-Aceh
Kamis, 11 Jan 2007 13:20 WIB
Jakarta - "Jaminan kami adalah MoU (Helsinki). Itu buku suci hubungan Jakarta-Aceh. Tidak perlu lagi dipertanyakan, nggak ada masalah. Kan (MoU) sudah diteken," ujar gubernur NAD terpilih, Irwandi Yusuf.Hal tersebut disampaikannya menjawab pertanyaan wartawan usai diterima Presiden SBY, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (11/1/2007). Pertemuan siang ini dihadiri Menko Polhukam Widodo AS, Menko Kesra Aburizal Barkrie, Menko Perekonomian Boediono, Kapolri Jenderal Pol Sutanto, Penjabat Gubernur NAD Mustafa Abubakar.Pertanyaan soal komitmennya terhadap NKRI memang membosankan bagi Irwandi yang mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu. Meski demikian ia dapat memaklumi pertanyaan yang barangkali sudah ribuan kali diajukan sejak dirinya maju sebagai kontestan Pilkada NAD. Diakuinya, memang tidak mudah meyakinkan semua pihak terhadap komitmennya terkait dengan latar belakangnya sebagai petinggi GAM.Ditegaskan kembali, setelah pelantikannya dan Muhammad Nazar sebagai gubernur dan wakil gubernur telipih NAD yang sah pada 8 Februari 2007 mendatang, keduanya akan bertindak dalam kapasitas tersebut. Yaitu kepala daerah bagi seluruh rakyat Aceh, bukan hanya bagi konstituennya saja.
(asy/asy)











































