Tragedi AdamAir
Bakri 'Taklukkan' Mary Sears
Kamis, 11 Jan 2007 11:44 WIB
Jakarta - Bakri hanyalah seorang nelayan sederhana. Kumisnya tebal dan sejumlah gigi depannya ompong. Tapi kini namanya terkenal seantero negeri. Sebab dialah penemu sayap ekor bagian kanan AdamAir KI 574 yang lenyap sejak 1 Januari 2007. Boleh dibilang, pria paruh baya itu berhasil meng-'KO' USNS Mary Sears, kapal oseonografi milik Paman Sam. Maklum, sejak tiba di Indonesia pada Selasa 9 Januari lalu, Mary Sears yang mengubek-ubek perairan Mamuju, tak juga sukses membaca jejak AdamAir.Tapi, Bakri yang tengah sibuk menjala ikan di laut yang berjarak 300 meter dari bibir pantai Malusettasi, Kecamatan Bojodua, Kabupaten Barru -- 8 km dari Pare-pare -- justru 'beruntung'. Jalanya menyangkut sekeping besi pada Selasa 9 Januari dinihari silam. Besi itu lalu dibawanya pulang. Tiba-tiba ingatannya tertuju pada hilangnya AdamAir yang menghiasi televisi saban hari. Dia ingat aparat tengah mengobok-obok perairan Sulawesi untuk mencari pesawat berisi 102 jiwa itu. Apakah kepingan sepanjang 1 meter itu bagian dari pesawat komersial tersebut? Dia pun akhirnya membawa kepingan itu kepada polisi setempat pada Rabu 10 Januari 2007. Polisi lalu menginformasikan hal itu pada atasannya hingga sampai ke petinggi Lanud Hasanuddin yang intens mencari AdamAir. Setelah mengecek sana-sini -- agar insiden berita palsu 2 Januari tak terulang -- akhirnya Danlanud Hasanuddin Marsma Eddy Suyanto menggelar jumpa pers pada Kamis (11/1/2007) pagi. Eddy menyebutkan, serpihan itu memiliki Tag Number 65c25746 datar 76b. Tes forensik KNKT juga menyatakan bahwa kepingan itu milik AdamAir yang hilang 11 hari lalu.Dan gara-gara penemuan Bakri ini,akhirnya semua armada pencari dikerahkan ke perairan Pare-pare dan sekitarnya.
(nrl/umi)











































