Salah Gaul, Berujung Penjara
Rabu, 10 Jan 2007 19:23 WIB
Jakarta - Hati-hati memilih teman bergaul. Salah-salah bisa berujung penjara. Seperti yang terjadi pada dua pelajar SMK di Cilincing Jakarta Utara, Imron (18) dan Ahmad (16).Keduanya harus meringkuk di balik jeruji penjara karena termakan bujukan teman untuk ikut mencuri kabel listrik di sebuah lahan kosong milik Pelindo di daerah Cilincing pada Rabu (10/1/2007).Pagi itu, dua sahabat, Ahmad dan Imron berniat memanfaatkan waktu liburan mereka. Keduanya memutuskan untuk mengunjungi tongkrongan kawan lama mereka Suherman (17) dan Rio Aleksander (16) yang juga kernet metromini 41 jurusan Tanjung Priok-Cilincing.Dari obrolan ngalor-ngidul, akhirnya muncul gagasan untuk melakukan pencurian. Ide awal mencuri datang dari Suherman, yang mengaku tidak punya uang untuk membeli rokok dan minuman."Terus Rio ngambil parang ke rumahnya buat motong kabel," kata Ahmad saat ditemui di Polsek Cilincing dengan wajah tertunduk.Tak lama keempatnya berjalan menuju lahan kosong, lokasi di mana kabel itu teronggok. Sekitar pukul 12.00 WIB, remaja-remaja warga Tipar Cakung ini, sampai dilokasi. Tanpa pikir panjang, mereka langsung beraksi.Sekitar 30 menit, keempatnya sukses menggulung kabel. Namun sial menimpa mereka, ternyata tidak lama kemudian, seorang penjaga lahan Samsudin (50)memergoki aksi para remaja belasan tahun ini."Saya sudah intai mereka waktu masuk ke dalam sini (lapangan)," cetus Samsudin.Penjaga lahan ini sempat berteriak hingga akhirnya keempatnya kabur. Dan karena ketakutan, para pelaku sempat menceburkan diri ke sungai untuk menghindari sergapan warga.Bogem mentah pun menghiasi wajah dan tubuh keempatnya. Namun ini tak berlangsung lama karena polisi segera datang ke lokasi. Barang bukti kabel yang sudah dipotong sepanjang puluhan meter ikut diangkut.Dari pengakuan Rio, aksi ini telah dilakukan setidaknya 3 kali. Dan menurut Rio, sebelum dijual, kabel-kabel ini terlebih dahulu dibakar. Setelah dibakar, tembaga yang tersisa barulah dijual ke seorang penadah bernama Ali.
(ken/asy)











































