Rampok Beraksi di Bandung, Emas 1,2 Kg Disikat
Rabu, 10 Jan 2007 18:23 WIB
Bandung - Perampokan yang dilakukan perampok bersenjata api di Bandung mengakibatkan sopir mobil Toyota Avanza luka tembak. Perhiasan emas seberat 1,2 kg juga raib. Polisi masih memburu kawanan perampok itu. Kasus ini ditangani oleh Polresta Bandung Tengah. Hingga pukul 18.00 WIB, Rabu (10/1/2007), polisi masih memeriksa dua korban perampokan dan lima saksi. Dua korban perampokan ini adalah Yusuf Cahyadi yang saat itu mengemudikan mobil Avanza dan Halimsyah Putra yang duduk di jok tengah. Yusuf tertembak lengan kirinya. Halimsyah tidak terluka sedikit pun. Informasi yang didapatkan detikcom, saat itu korban membawa 7,25 kg perhiasan emas. Namun hanya 1,25 kg emas yang disikat perampok. Emas seberat ini bernilai ratusan juta rupiah. Kedua korban saat itu sebenarnya ingin menyuplai perhiasan emas ke dua toko, yaitu 1 toko emas di Kopo Sayati dan 1 toko emas di Banjaran. Kedua korban merupakan karyawan dari perusahaan suplai emas dari Surabaya.Sementara itu, di lokasi kejadian, di Jl. Kotabaru, Bandung, aparat kepolisian gabungan Polda Jabar, Polwiltabes Bandung, dan Polresta Bandung Tengah melakukan olah TKP. Untuk keperluan ini, portal dari arah Jl. M Ramdhan menuju Jl. Kotabaru ditutup. Kapolwiltabse Bandung Kombes Pol Bambang Suparsono menyatakan, kasus perampokan ini sedang dalam penyelidikan. Dari keterangan korban, pelaku menggunakan dua sepeda motor. Namun, sebagian saksi melihat pelaku mengendarai tiga sepeda motor. "Pelaku membawa senjata api. Tapi, belum diketahui jenisnya," kata Kapolwiltabes. Mobil Avanza B 1359 HW warna silver milik korban saat ini sudah dijadikan barang bukti dan disimpan di Mapolres Bandung Tengah. Hampir semua kaca mobil pecah.
(asy/bdi)











































