Ryamizard: Ketemu Ibu Mega, Cuma Makan

Menuju 2009

Ryamizard: Ketemu Ibu Mega, Cuma Makan

- detikNews
Rabu, 10 Jan 2007 13:44 WIB
Denpasar - Selain Din Syamsuddin, Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu juga disebut-sebut sebagai salah satu calon wapres untuk Megawati dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009. Ryamizard juga bertemu Megawati di Bali. Tapi, menantu Try Sutrisno ini mengaku pertemuan dengan Mega hanya untuk makan pagi. "Ya kita ketemu. Kita cuma makan. Kita biasa ngomong, tapi tidak biasa ngomong politik," kata KSAD di era kepemimpinan Presiden Megawati ini kepada wartawan seusai menghadiri acara peringatan HUT PDIP ke-34 yang digelar di Agung Room, Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Rabu (10/1/2007). Saat itu, Ryamizard ditanya wartawan tentang pertemuannya dengan Megawati pada Rabu pagi. Wartawan menanyakan apakah dalam pertemuan itu Mega dan Ryamizard membahas politik. Ketika ditanya apakah kehadirannya dalam acara HUT PDIP ini sebagai indikasi dirinya akan didapuk sebagai wapres oleh PDIP pada tahun 2009, Ryamizard mengelaknya. "Oh ini hanya undangan. Undangan di dalam agama, dianjurkan untuk datang. Itu sunnah dari Tuhan," kata Ryamizard. Apakah sudah dipinang Pak? "Jangan bicara begitu. Kita tidak bicara begitu. Dari dulu, saya tidak pernah bicara masalah jabatan dan kekuasaan. Itu urusan Tuhan," jawab jenderal yang terkenal dengan gaya bicara ala tentara ini. Meski begitu, Ryamizard memuji PDIP. Bagi Ryamizard, PDIP dari dulu nasionalis. Apa yang disampaikan Mega dari dulu menyangkut nasionalisme dan kebangsaan. Bukan ekstrem kiri atau ekstrem kanan. "Secara personel tidak ada masalah dengan Ibu Mega. Tapi, jangan ada durilah. Biasanya itu menyangkitkan. Maksud saya duri yang tidak nasionalis. Bangsa ini nasionalis, entah dia Islam atau non Islam. Agama atau suku apa, dia harus nasionalis," ujar dia. (asy/ana)


Berita Terkait