Merasa Dianaktirikan, Korban Senopati Datangi DPRD Jateng

Merasa Dianaktirikan, Korban Senopati Datangi DPRD Jateng

- detikNews
Rabu, 10 Jan 2007 12:47 WIB
Semarang - Pencarian bangkai pesawat dan korban AdamAir terkesan lebih diutamakan ketimbang KM Senopati Nusantara. Korban kapal tenggelam itu pun merasa dianaktirikan. Hal itu diungkapkan keluarga korban KM Senopati, Masari, usai bertemu dengan anggota DPRD Jateng. Masari merasa iri karena hilangnya AdamAir membuat pencarian korban dan bangkai KM Senopati diabaikan. Padahal jumlah korban KM Senopati lebih banyak dibanding korban AdamAir.Warga Pemalang, Jawa Tengah, itu menyebutkan, dalam musibah KM Senopati ia kehilangan lima anggota keluarganya, yakni Khudori, istri Tasiah, tiga anaknya Dewi Iklima, Lukman Hakim, dan Nurcholis. Hingga kini, mereka belum diketahui nasibnya."Saya tanya ke sana kemari, tapi tak ada jawaban yang memuaskan. Saya disuruh nunggu. Nunggu apa?" katanya dengan kesal di Kantor DPRD Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (10/1/2007).Sementara korban selamat Abdul Basyir (26), menyebutkan, dia kehilangan kakak dan keponakan, yakni Sri Hartati (23) dan Rifky (6,5). Warga Demak itu ditemukan selamat di perairan Pulau Kangean, Sumenep, Madura, tiga hari setelah kejadian. Baik Masari maupun Abdul Basyir merasa terlunta-lunta. Pencarian terhadap kerabatnya tak bisa dilakukan setelah posko di Rembang ditutup Jum'at (5/1) lalu. Di beberapa posko lain, keduanya tak mendapatkan informasi yang memuaskan.Bersama dengan puluhan korban dan kerabatnya, Masari dan Abdul Basyir akhirnya mendatangi DPRD Jateng. Mereka berharap wakil rakyat bisa membantu memperjelas nasib kerabatnya.Wakil Ketua DPRD Jateng yang menemui puluhan korban itu, Abdul Kadir Karding, menyatakan akan mendesak pemilik kapal dan pemerintah agar menangani korban KM Senopati lebih baik."Nanti dalam rapim terbatas, saya akan usulkan pembentukan tim investigasi DPRD terkait tidak jelasnya penanganan korban KM Senopati," kata politisi PKB ini ketika mengakhiri pertemuan dengan korban KM Senopati. (tis/nrl)


Berita Terkait