Tol BSD Rawan Penyeberang
Rabu, 10 Jan 2007 10:00 WIB
Jakarta - Jalan bebas hambatan tapi banyak penyeberang. Membahayakan. Itulah Tol BSD. Meski belum memakan korban, langkah dini menyetop penyeberang sembarangan mendesak dilakukan."Apa mesti menunggu menelan nyawa dulu," kata Bimo Satria, warga yang tinggal di perumahan Bumi Serpong Damai, Tangerang, kepada detikcom, Rabu (10/1/2007). Rawannya Tol BSD lantaran penyeberang itu juga dikeluhkan oleh Nanik Supriyadi, warga Pamulang.Baik menurut Bimo maupun Nanik, kerawanan Tol BSD itu berada di KM 7-9, kalau dari arah BSD, sekitar 1-2 kilometer sebelum pintu tol Pondok Aren. Pada pukul 06.30 - 08.30 WIB, banyak warga di sekitar jalan tol itu yang memilih menyeberangi tol ketimbang melewati jembatan penyeberang.Bahkan, terlihat banyak anak-anak berseragam sekolah yang ikut menyeberang di tol. Padahal, pada jam jam itu, saatnya orang berangkat kerja, kondisi tol sedang ramai-ramainya. Arus kendaraan pun umumnya melaju dengan kecepatan tinggi."Orang harus ekstra hati hati. Para penyeberang itu tiba tiba menyelonong begitu saja, sementara mobil melaju dengan kecepatan tinggi," tutur Nanik. "Pengemudi mengerem mendadak, suara ban yang mendernyit, sudah sering terjadi. Itu kan membahayakan mereka yang menyeberang dan juga bagi penumpang mobil yang melaju," tambah Bimo.Di malam hari, orang menyeberang pun juga masih banyak terlihat. Lagi-lagi lokasinya 1-2 Kilometer selepas pintu tol Pondok Aren ke arah BSD. Pada jam kepadatan orang pulang kantor, di saat hari sudah gelap, penyeberang tol masih juga nekat menyelonong begitu saja.Selasa (9/1/2007) sekitar pukul 19.00 WIB misalkan, nyaris saja sebuah Kijang Inova menabrak seorang penyeberang tol. Pengemudi dengan sigap mengerem mendadak untuk menghindari menerjang penyeberang itu. Si penyeberang dengan santainya lantas menghilang di balik gelap malam.Pengereman mendadak itu menimbulkan kekagetan pengemudi di belakangnya. Demikian seterusnya. Untungnya, tabrakan beruntun tak terjadi. "Keadaan seperti itu sudah sering terjadi. Saatnya pengelola tol bertindak dan memberi rasa aman bagi konsumen tol," tandas Nanik.
(nrl/nrl)











































