AS Serahkan Resolusi PBB untuk Myammar
Rabu, 10 Jan 2007 08:55 WIB
New York - AS menyerahkan revisi draf resolusi DK PBB untuk menekan Myammar melakukan reformasi demokrasi. Namun, Rusia dan Cina menilai Myanmar bukan ancaman keamanan kawasan.Seperti dilansir AFP, Rabu (10/1/2007), draf itu menyebutkan junta militer Myanmar dinilai membahayakan perdamaian dan keamanan kawasan. Mereka diminta antara lain menghentikan kekerasan militer dan melepaskan ikon demokrasi Myammar Aung San Suu Kyi.Namun, Dubes Rusia untuk PBB Vitaly Churkin yang memimpin DK PBB bulan Januari 2007 menilai Myanmar bukan isu penting untuk dibahas DK PBB. Hal senada disampaikan Wakil Dubes Cina untuk PBB Liu Zhenmin."DK PBB harus lebih fokus pada isu yang lebih penting yang benar-benar mengancam keamanan dan perdamaian," ujar Zhenmin.
(fay/nrl)











































