Hakim Karir Lebih Terhormat Jika Dicalonkan MA
Selasa, 09 Jan 2007 19:21 WIB
Jakarta - Perekrutan hakim agung melalui Komisi Yudisial (KY) akan segera dimulai. Mahkamah Agung (MA) mengklaim hakim karir merasa lebih terhormat jika dicalonkan melalui lembaga peradilan tertinggi itu."Kami sudah bicara dengan para hakim di daerah-daerah. Mereka merasa lebih terhormat kalau diusulkan oleh MA," kata juru bicara MA, Djoko Sarwoko di Gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (9/1/2007).Menurut Djoko, MA tidak berwenang melarang KY merekrut calon hakim agung dari kalangan nonkarir."Kami tidak bisa melarang KY. Itu kan sesuai dengan kewenangan mereka yang diatur dalam UU 22/2004," ujarnya.Djoko pun menegaskan, sebaiknya hakim dari kalangan karir yang ingin mencalonkan diri sebagai hakim agung dapat mendaftar melalui MA untuk selanjutnya diteruskan ke KY."Track record-nya kita ikuti dan mereka telah disaring oleh alam," ujarnya.Djoko menegaskan, pihaknya tidak akan memilih calon hakim agung berdasarkan kedekatan dengan pimpinan MA. Seleksi hakim ini pun dilakukan secara transparan."Tidak ada itu money politics," tandasnya.
(ary/fay)











































