Curiga Tommy Korupsi, BNP Paribas Tahan Uang
Selasa, 09 Jan 2007 17:17 WIB
Jakarta - BNP Paribas di London ngotot menahan uang PT Garnet Investment milik Tommy Soeharto. Padahal dengan berbagai cara Garnet berusaha mencairkannya. Curiga Tommy korupsi jadi alasan kuat Paribas.Dalam kronologi yang dibeberkan Direktur Perdata pada Jamdatun Yoseph Suardi Sabda di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Selasa (9/1/2007), terlihat gigihnya usaha Garnet mencairkan dana sebesar 36 juta euro itu.Dipaparkan, pada 22 Juli 1998, Garnet yang menyimpan uang di Paribas meminta bank itu mentransfer uang sebanyak 36 juta euro ke rekening Garnet. Namun permintaan itu tidak dipenuhi.Alasannya, pihak bank curiga ada kemungkinan uang itu hasil korupsi di Indonesia.Pada 22 Oktober 2002, Garnet juga meminta hal yang sama. Namun pihak bank tetap keukeuh tidak mentransfer.12 November 2002, pihak Garnet meminta Paribas mentransfer uang ke Peter Amy, salah satu pegawai Garnet. Namun tetap tidak dilaksanakan.23 Desember 2002, Paribas menulis surat kepada Garnet untuk menjelaskan asal muasal uang tersebut.23 Februari 2003, Garnet membalas surat dan meminta rekeningnya dikosongkan dan disisakan 1 juta dolar AS. Namun isi surat itu tidak menjelaskan permintaan Paribas soal asal muasal uang.Lagi-lagi permintaan itu tidak dilaksanakan Paribas. Sampai akhirnya muncul gugatan dari Garnet.Ribut-ribut soal gugatan itu pun terdengar sampai Tanah Air, sehingga Kejagung memutuskan untuk melakukan intervensi.
(umi/sss)











































