Pelabuhan Merak Mulai Normal, Penumpang Pasrah Berlayar
Selasa, 09 Jan 2007 17:06 WIB
Merak - Setelah sempat ditutup sementara, Pelabuhan Merak, Banten kembali normal. Kapal roro dan kapal cepat mulai beroperasi. Penumpang pun tidak trauma atas insiden tenggelamnya sejumlah kapal.Pelabuhan Merak ditutup sementara menyusul peringatan pelayaran yang dikeluarkan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa pada 1 Januari 2007."Saat itu cuaca mendung dan ombak setinggi 2 meter. Sebagian kapal tidak beroperasi pada tanggal 1 hingga 5 Januari. Banyak kapal yang susah bersandar karena ombak tinggi. Namun kini sudah normal," kata penjaga Pelabuhan Merak, Habibi kepada detikcom di Pelabuhan Merak, Selasa (9/1/2007).Menurut dia, pelayaran dibuka karena cuaca mendukung. Pantauan detikcom, kapal roro dan kapal cepat banyak yang telah beroperasi. Sedangkan kapal-kapal milik nelayan tampak bersandar di pelabuhan.Sejumlah penumpang kapal pun mengaku tidak khawatir menggunakan jasa pelayaran."Saya tidak takut karena tidak ada alternatif lain. Saya telah mengetahui pemerintah telah mencabut penundaan pelayaran dan cuaca baik," kata Ahmad Syaikun (40) warga Jepara, yang akan menuju Jambi untuk bekerja.Mutiawati (47) juga mengatakan hal yang sama. Perempuan ini mengaku tiap bulan bolak balik Jakarta-Palembang dengan menggunakan kapal."Saya pasrah saja. Semula saya sempat ingin naik pesawat, tetapi ada tragedi AdamAir, saya jadi takut. Saya pilih naik kapal saja," kata Mutiawati.
(aan/sss)











































