Zaenal: PBR Tidak Sah Pecat Saya
Selasa, 09 Jan 2007 14:22 WIB
Jakarta - Meski sudah dipecat sebagai kader Partai Bintang Reformasi (PBR), Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif tidak gentar. Dia masih memimpin rapat-rapat di DPR.Pemecatannya oleh DPP PBR dianggap tidak sah. Karena berdasarkan AD/ART, pemecatan terhadap seseorang harus mendapat persetujuan dari ketua dewan syuro yang sah, yakni Zainuddin MZ."Nggak sah itu! Karena semua pemecatan harus ditandatangani ketua dewan syuro yang dipilih secara aklamasi," cetus Zaenal kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/1/2007).Karena itu, Zaenal tidak akan ragu menjalankan tugasnya sebagai wakil ketua DPR sebelum ada pelantikan pimpinan DPR yang baru oleh MA."Ini amanat, saya akan tetap menjalankan amanat itu sebaik-baiknya. Ini sebentar lagi saya akan mimpin rapat Bamus," katanya ringan.Soal pemecatannya itu, imbuh Zaenal, sampai saat ini dia belum mendapat surat keputusannya.Dia kembali menegaskan, jika DPP tetap memecat tanpa persetujuan Dewan Syuro PBR, maka DPP telah melakukan tindakan yang tidak sesuai aturan. "Ini sinting-sintingan kalau begini," tandas dia.Zaenal juga menegaskan, yang terjadi padanya saat ini merupakan takdir. Dan jika takdir Tuhan menghendaki dia meninggalkan Gedung DPR, dia akan menjalaninya. Tapi semua harus sesuai prosedur hukum yang ada."Ya ini kan takdir saja, pekerjaan saya sebagai dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta, jabatan saya sebagai wakil ketua DPR. Ini takdir saja," tuturnya.
(umi/sss)











































