'Bahasa Terang' Lewat Safari Ratas

'Bahasa Terang' Lewat Safari Ratas

- detikNews
Senin, 08 Jan 2007 22:38 WIB
Jakarta - Tahun baru, kebiasaan baru. Mulai sekarang rapat-rapat koordinasi dan rapat kabinet terbatas (ratas) tidak lagi digelar di Kantor Presiden, tapi langsung di kantor departemen teknis terkait masalah yang dibahas. "Ini bagian (realisasi) dari 'bahasa terang' yang dimaksud Presiden SBY beberapa waktu lalu," kata Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng di Kantor Departemen Pertanian, Jakarta (8/1/2007).Untuk kali pertama 'safari' rapat kabinet, Mentan Anton Apriantono yang menjadi tuan rumah. Agenda tunggal rapat sore ini adalah membahas upaya-upaya konkrit untuk meningkatkan produksi pangan nasional. Tidak tertutup kemungkinan, di masa mendatang kegiatan serupa akan digelar di kantor departemen-departemen lain. Rapat tersebut tidak hanya diikuti oleh menteri, tapi juga jajaran terkait mulai dari eselon dua ke atas. Andi mengatakan kesempatan pertemuan dengan aparat pelaksana teknis di lapangan tersebut, akan digunakan presiden untuk memberi apresiasi, motivasi, koreksi dan arahan secara langsung untuk meningkatkan prestasi bidang masing-masing. "Mereka yang kinerjanya baik akan mendapat reward, dan yang gagal mendapatkan punishment pula. Tapi ini tidak terkait langsung dengan reshuffle kabinet," tambahnya. Sebenarnya bukan pertama kali ini Presiden menggelar safari rapat. Sebelumnya sudah pernah pula dilaksanakan di beberapa kantor BUMN dan lembaga teknis pemerintahan lainnya, seperti di kantor Kejaksaan Agung, Direktorat Jenderal Pajak, BULOG, PLN dan Pertamina. Tapi yang paling rutin diadakan adalah rapat koordinasi dengan para gubernur. Sejak tahun lalu, para gubernur tidak lagi diundang rapat secara rutin di Kantor Presiden, Jakarta . Sebaliknya rapat digelar secara begilir di kantor-kantor pemerintahan daerah berdasar dengan zona wilayahnya masing-masing. Presiden pun berkeliling ke sana untuk memimpin rapat koordinasi tersebut. (lh/wiq)


Berita Terkait