Ide Mega Dahulukan Pilpres akan Hadapi Banyak Kesulitan
Senin, 08 Jan 2007 16:28 WIB
Jakarta -
Wacana Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati yang mengusulkan mendahulukan pilpres dibanding pemilihan umum legislatif akan menemukan banyak kesulitan. Persyaratan pencalonan presiden akan menghadapi perdebatan yang panjang."Itu akan mengalami kesulitan karena siapa-siapa yang berhak menentukan para calon presiden. Selama ini kan dari hasil pemilihan umum legislatif," kata Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR, Ferry Mursyidan Baldan, di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (8/1/2006).Menurutnya, meski wacana itu mungkin dilaksanakan tetapi harus mengubah UU Pemilu karena UU yang ada saat ini mengatur pemilihan umum legislatif lebih dulu daripada pilpres."Persyaratan untuk mencalonkan kalau berdasarkan pemilihan legislatif kemarin sudah tidak akurat lagi karena konstelasi politiknya berubah lagi," ujarnya.Ketua DPR Agung Laksono menilai wacana yang dilempar Megawati adalah wajar-wajar saja asal semuanya dalam koridor. "Ya kalau masih wacana ya nggak papa. Tapi nanti kalau mau direalisasikan harus diubah dulu UU pemilunya," cetusnya.
(mar/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































