Ketua DPR Minta Penanganan Lumpur Lapindo Secara Nasional
Senin, 08 Jan 2007 15:51 WIB
Jakarta - Ketua DPR RI Agung Laksono meminta tragedi lumpur panas di Sidoarjo sebagai bencana alam ditangani secara nasional. Karena itu pembangunan dan perbaikan infrastruktur akan diperketat melalui dana APBN."Sehingga dalam kurun waktu 1 tahun diharapkan perekonomian akan bergerak kembali," kata Agung dalam pidato pembukaan masa sidang ketiga di Gedung DPR/MPR Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (8/1/2006).Agung mengharapkan pembangunan infrastruktur yang meliputi ruas jalan tol, rel kereta api, transmisi listrik, pipa gas dan penguatan jalan arteri, mendapat pantauan dari masyrakat dan dewan sehingga berjalan dengan baik.Terkait dengan tragedi ini, Agung juga meminta pihak Lapindo segera menyelesaikan pembayaran santunan, kompensasi dan ganti rugi tanah kepada masyarakat. Selain itu biaya penanggulangan lumpur panas selama 6-7 bulan sebesar Rp 1,3 triliun harus ditanggung Lapindo."Kepada Lapindo Brantas, presiden meminta membayar santunan berupa kompensasi ganti rugi berupa pembelian tanah, bangunan dan lahan pertanian sebesar Rp 2,5 triliun," ungkapnya.
(mar/nrl)











































