RI Prihatin Rencana AS Tambah Pasukan di Irak

RI Prihatin Rencana AS Tambah Pasukan di Irak

- detikNews
Senin, 08 Jan 2007 14:31 WIB
Jakarta - Usai eksekusi mantan Presiden Irak Saddam Hussein, AS berencana menambah pasukan di Negeri 1001 Malam itu. Rencana ini pun mengundang keprihatinan Indonesia."Kita prihatin bila AS memberi prioritas penggunaan pasukan militer di sana (Irak)," ujar Menlu Hassan Wirajuda dalam pernyataan pers tahunan di Deplu, Jl Pejambon, Jakarta, Senin (8/1/2006).Dikatakan Hassan, penambahan pasukan AS dan sekutunya bisa memperpanjang problem di kawasan Timur Tengah. Apalagi sejak Juni hingga Desember 2006, rata-rata 4.000 hingga 4.500 rakyat Irak terbunuh akibat konflik yang berkepanjangan.Sementara Organisasi Konferensi Islam (OKI) sebagai wadah negara-negara Islam berorganisasi tidak menjadikan masalah di Irak akhir-akhir ini sebagai agenda pokok."OKI sama sekali tidak melaksanakan sidang darurat. Kita memang perlu mengingatkan OKI," imbuhnya. (nvt/sss)


Berita Terkait