Semburan Lumpur Baru Muncul, Warga Kedungcangkring Was-was
Senin, 08 Jan 2007 12:48 WIB
Sidoarjo - Rasa khawatir menyergap warga Dusun Keduncangkring, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Jatim. Semburan lumpur baru muncul di areal persawahan milik warga.Lokasi semburan lumpur baru tidak jauh dari semburan utama, kira-kira 1,5 km, atau 500-an meter dari spillway -- kanal pembuangan air lumpur ke Kali Porong.Belasan warga pada Senin (8/1/2007) berdatangan silih berganti ke lokasi semburan lumpur baru.Lokasi diberi police line dan peringatan. "Hati-hati", "Dilarang mendekat", "Dilarang menyulutkan api" dan "Awas berbahaya! Dilarang memasuki areal".Pantauan detikcom, semburan lumpur berdiameter sekitar 1 meter, tinggi sekitar 10 cm, kedalaman hampir 1,5 meter. Sewaktu dicicipi, air lumpur terasa tawar, tidak berbau, dan tidak panas.Semburan lumpur baru ini muncul pada Minggu 7 Januari pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Beberapa warga yang tinggal tidak jauh dari semburan tersebut menjadi khawatir."Takutnya semburan akan membesar seperti Sumur Banjar Panji I (lokasi utama luapan lumpur)," kata seorang warga bernama Sumardi yang rumahnya berjarak 150 meter dari semburan lumpur baru.Dia pun meminta timnas segera mengatasi semburan tersebut agar jangan sampai membesar.Diceritakan Sumardi, pada Minggu sore kemarin petugas dari Fergaco sudah meneliti semburan lumpuran baru. Fergaco merupakan perusahaan gas yang disewa Lapindo Brantas Inc untuk meneliti kandungan gas yang ada di sekitar semburan lumpur."Semburan lumpur baru itu dicoba dengan menggunakan ember yang dilubangi dan diberi selang, ujung selang lalu disulut korek, kemudian api menyala, pertanda ada kandungan gas," tutur Sumardi.
(sss/nrl)











































