Sosialisasi dan Prasarana Kurang, Hambat Aturan Lajur Kiri

Sosialisasi dan Prasarana Kurang, Hambat Aturan Lajur Kiri

- detikNews
Senin, 08 Jan 2007 08:55 WIB
Jakarta - Sosialisasi bagi pengendara sepeda motor untuk menyalakan lampu dan berada di lajur kiri dirasa masih kurang. Prasarana untuk mendukung aturan yang berlaku mulai Senin 8 Januari 2007 ini pun dinilai kurang memadai."Sosialisasi harus lebih ditekankan agar aturan ini bisa lebih efektif," kata sosiolog asal UI, Gumilar R Somantri saat dihubungi detikcom, Senin (8/1/2007).Dekan FISIP UI ini pun mengusulkan, agar Pemda DKI juga menyiapkan lajur khusus untuk sepeda motor dan memisahkan motor dari kendaraan lainnya."Dibuat jalur seperti busway. Ini karena para pengendara motor selama ini kan lebih senang untuk melaju di lajur yang bebas dari hambatan," ujarnya.Namun demikian, secara umum Gumilar menilai, gagasan Pemda DKI Jakarta itu cukup bagus. Terutama untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan lalainya pengendara bermotor."Data-data di sejumlah negara menunjukkan jumlah kecelakaan semakin menurun. Aturan ini kan juga untuk kepentingan pengendara bermotor agar mereka terhindar dari kecelakaan," tandasnya. (ary/Ari)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait