'Si Tua' dalam Transportasi Indonesia

'Si Tua' dalam Transportasi Indonesia

- detikNews
Minggu, 07 Jan 2007 09:33 WIB
Jakarta - Indonesia gemar membeli alat transportasi bekas yang umurnya tak bisa dibilang muda. 'Si tua' ini pun kerap dituding sebagai penyebab terjadinya kecelakaan."Sebenarnya faktor usia itu tidak mengganggu keselamatan asal maintenance terjaga dengan baik," kata investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ruth Simatupang.Hal itu disampaikan Ruth dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (7/1/2006).Meski demikian, bila tidak laik jalan, maka pemerintah tidak akan mengizinkan alat transportasi itu baik kereta api, pesawat, maupun kapal untuk beroperasi. Karenanya pengecekan kelaikan pun terus dilakukan.Namun soal maintenance, banyak perusahaan transportasi yang kurang memperhatikan. "Jadi sebaiknya ada kesiapan manajemen untuk me-manage operational cost, bukan cuma profit-nya saja," imbuh Ruth.Menurutnya penataran maupun pembekalan terhadap perusahaan transportasi kerap dilakukan. Namun lagi-lagi, bila terkait masalah uang menjadi berbeda. "Beberapa perusahaan pelayaran misalnya, ada yang pemiliknya tidak punya background manajemen keselamatan transportasi, soalnya lulusan ekonomi manajemen," lanjut dia.Padahal bila melulu memikirkan untung dan mengabaikan keselamatan, justru kerugian yang didapat. Sebab cost of accident lebih besar daripada maintenance cost. "Keuntungan dalam plan pemasukan kan jadi hilang kalau kecelakaan. Dan pemerintah pun harus tetap tegas dalam melakukan pengawasan," tandasnya. (nvt/nvt)


Berita Terkait