DPRD Kritisi Riau Sebagai Tuan Rumah FFI 2007
Sabtu, 06 Jan 2007 19:53 WIB
Pekanbaru - Persoalan tidak independennya penilaian dewan juri pada FFI tahun 2006 belum juga terselesaikan dengan baik. Riau yang mencoba posisi sebagai tuan rumah FFI 2007 pun mendapat ganjalan. DPRD Riau kurang sepaham jika gawean nasional itu menjadi beban bagi masyarakat Riau. Beban yang dimaksud, tentulah soal anggaran yang nantinya bakal menyedot uang rakyat. "Kita kurang sepakat bila Riau menjadi tuan rumah FFI tahun ini. Apalagi kalau dananya sepenuhnya akan dibebankan dalam ABPD. Lagi pula rasanya tidak ada relevansinya FFI terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat kita," kata anggota DPRD Riau dari FPAN Pendri Jaswir saat dihubungi detikcom, Sabtu (6/1/2007). Hal senada juga diungkapkan Ketua FPAN DPRD Riau, Taufan Andoso. Lebih kritis dia menyebut, dengan masih banyaknya masyarakat yang miskin di Riau, maka belum layak bila Riau menjadi tuan rumah FFI. Jika Pemprov Riau tetap memaksakan acara tersebut, DPRD Riau berjanji akan mengkritisi RAPBD tahun 2007. "Kalau tetap memaksakan acara tersebut, bila perlu kita dari Fraksi PAN akan all out ketika pembahasan anggaran untuk kegiatan FFI," cetus Taufan. Dia menjelaskan, selama ini Pemprov Riau selalu mendengungkan program utamanya yakni pengentasan kemiskinan, kebodohan dan infrastruktur (K2i). Bila dikaji lebih mendalam, dirasakan tidak ada hubungan program K2i dengan FFI. "Apa hubungannya pengentasan kemiskinan dengan FFI, kan tidak ada," tegas Taufan. Penolakan yang sama juga datang dari FPKS. Menurut Ketua FPKS DPRD Riau Taufiq Hidayatullah, dengan menjadikan Riau sebagai tuan rumah dapat meningkatkan prestise daerah. Tapi prestise itu tidak memberikan dampak pada perkembangan perekonomian masyarakat Riau yang masih banyak hidup di bawah garis kemiskinan. "Nantinya fraksi kita akan membahas kembali tentang FFI ini. Kita akan melihat secara luas, apakah acara itu berdampak pada perekonomian masyarakat apa tidak. Kalau dananya dibebankan pada APBD kita, kok rasanya lebih baik dana tersebut kita peruntukan bagi kesejahtraan masyarakat kita sendiri," ujar Taufiq.
(cha/nvt)











































